Senin, 18 May 2026
  • 081355148577
  • masamba@luwuutarakab.go.id

Sidak Sembako di hari kedua Ramadhan oleh DP2KUKM

Sidak Sembako di hari kedua Ramadhan oleh DP2KUKM Pj.sekda beserta tim sidak sembako saat mengecek harga bahan pokok pada salah satu pedagang di pasar Masamba, Selasa 7/5/19

Masamba,- Dalam mengantisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat di pasaran menjelang bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M di Kabupaten Luwu Utara, Pemda dan unsur forkopimda melalui DP2KUKM melakukan sidak sembako di dua pasar Kecamatan yaitu dipasar Masamba dan pasar Sabbang, Selasa (7/5/2019).

Sidak sembako di Pasar Masamba dipimpin Pj.Sekertaris Daerah Tafsil Saleh didampingi oleh kadis P2KUKM Muslim Muchtar, Kepala Satpol PP Aspar, Kabag Humas dan Protokol Syahruddin dan Perwakilan SKPD terkait sedangkan di pasar Sabbang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Luwu Utara Muhammad Thahar rum didampingi Wakapolres Luwu Utara Kompol Amir Majid, Camat Sabbang Sitti kidar, Asisten II Syamsul Syair,  Kasat Reskrim Polres Lutra Syamsul Rijal, sekretaris DP2KUKM Mansur dan Kabag Perekonomian Metu Ratu.

Dari hasil pemantauan harga komoditi dan bahan kebutuhan pokok yang ada di pasar  Masamba memang ada kenaikan harga stok sembako seperti tomat dari harga 10 ribu/kg menjadi 15 ribu/kg, daging sapi 110 ribu/kg naik menjadi 120/kg dan daging ayam dari harga 22 ribu/kg naik menjadi 26.500/kg, Bawang putih naik yang sebelumnya Rp 50 ribu/kg menjadi 60 ribu/kg. Begitupun dipasar Sabbang ada yang naik ada juga yang turun.

Muhammad Thahar rum mengatakan, dari hasil sidak sembako yang dilakukan di pasar Sabbang belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan, sehingga bisa dikatakan harga sembako dipasar tersebut masih cukup stabil," kata Wabup Lutra pagi tadi di pasar Sabbang.

Kadis P2KUKM menyampaikan "Semua aman dan harga juga tidak terlalu tinggi serta kenaikan harga tidak terlalu signifikan dan daya beli masyarakat masih terjangkau sedangkan untuk stok kebutuhan pokok cukup tersedia hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri," ucap muslim muchtar usai sidak.

"Adapun tujuan dilakukannya sidak Sembako ini yaitu untuk mengetahui stabil tidaknya harga sembako, mengetahui ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok  dan barang penting lainnya yang ada dipasaran dan untuk mengantisipasi adanya penimbunan barang,"ujarnya (Rt_R)